Memahami konsep micronutrients dan pentingnya vitamin serta mineral meskipun dibutuhkan dalam jumlah relatif kecil.
Tequisa learning · 1 min reading
Script
Di dalam satu pellet pakan, vitamin dan mineral mungkin hanya terlihat sebagai bagian kecil. Namun, jumlah yang dibutuhkan tubuh tidak selalu mencerminkan seberapa penting perannya. Protein, lemak, dan karbohidrat dibutuhkan dalam jumlah lebih besar karena menjadi bahan utama untuk energi dan pembentukan tubuh. Sementara itu, vitamin dan mineral termasuk micronutrients—dibutuhkan dalam jumlah lebih kecil, tetapi tetap diperlukan agar berbagai proses biologis dapat berjalan. Perbedaannya bukan soal mana yang lebih penting. Perbedaannya terletak pada jumlah yang dibutuhkan dan fungsi yang dijalankan di dalam tubuh. Vitamin dan mineral terlibat dalam banyak proses—mulai dari metabolisme, pertahanan antioksidan, dan pembentukan jaringan, hingga berbagai fungsi fisiologis yang menjaga tubuh tetap bekerja dengan baik. Vitamin terutama berperan dalam berbagai reaksi biokimia. Vitamin bukan sumber energi, tetapi membantu proses tertentu berlangsung secara normal, termasuk proses yang berkaitan dengan metabolisme. Mineral memiliki peran yang lebih beragam. Sebagian menjadi bagian dari struktur tubuh, sementara yang lain berfungsi sebagai ion atau membantu berbagai proses pada tingkat sel. Dan setiap vitamin maupun mineral memiliki fungsi yang tidak sama. Karena itu, kebutuhan tubuh terhadap satu micronutrient tidak dapat begitu saja menggantikan micronutrient lainnya. Contohnya vitamin B. Kelompok vitamin ini berperan dalam berbagai proses metabolisme yang membantu mengubah nutrien dari pakan menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh sel. Vitamin C dan E juga memiliki peran penting dalam sistem antioksidan, membantu tubuh menghadapi reactive oxygen species yang terbentuk selama berbagai proses metabolisme. Vitamin dan mineral tertentu juga diperlukan dalam pembentukan dan pemeliharaan jaringan, termasuk proses yang berkaitan dengan pertumbuhan dan pembentukan eksoskeleton. Mineral juga membantu menjaga keseimbangan ion dan mendukung fungsi sel, termasuk proses seperti regulasi cairan dan keseimbangan internal tubuh. Ketika satu micronutrient tidak tersedia dalam jumlah yang cukup, proses yang bergantung padanya dapat ikut terganggu. Karena itu, micronutrient bukan sekadar soal jumlah yang sedikit. Setiap vitamin dan mineral memiliki fungsi spesifik yang mendukung berbagai proses di dalam tubuh udang.
Sources & further reading
No references have been added to this lesson yet.