Memahami perbedaan endogenous & exogenous enzymes serta faktor yang memengaruhi aktivitas dan stabilitas enzim.
Tequisa learning · 1 min reading
Script
Dalam kondisi normal, udang mengandalkan sistem pencernaannya sendiri untuk menghasilkan dan menggunakan enzim yang dibutuhkan untuk memecah pakan. Tetapi kondisi udang tidak selalu normal. Ketika terjadi gangguan pada sistem pencernaan, terutama pada hepatopancreas, proses produksi dan sekresi enzim pencernaan dapat ikut terganggu. Misalnya pada kondisi infeksi atau kerusakan jaringan hepatopancreas. Ketika fungsi organ ini menurun, kemampuan udang untuk menjalankan proses pencernaan juga dapat ikut terpengaruh. Akibatnya, pakan tetap masuk ke dalam saluran pencernaan, tetapi proses pemecahan komponen nutriennya belum tentu berjalan seoptimal kondisi normal. Di sinilah exogenous enzyme dapat diberikan sebagai dukungan dari luar. Enzim tambahan tidak dimaksudkan untuk menggantikan seluruh fungsi hepatopancreas. Tujuannya adalah membantu proses hidrolisis komponen pakan yang menjadi targetnya ketika kapasitas enzim endogenous mungkin sedang tidak optimal. Misalnya, protease tambahan dapat membantu memecah protein menjadi peptida dan asam amino. Amylase membantu pemecahan pati menjadi molekul karbohidrat yang lebih sederhana. Lipase membantu menghidrolisis lipid menjadi komponen yang lebih sederhana. Dengan begitu, sebagian proses pemecahan pakan tetap dapat dibantu meskipun kondisi fisiologis udang sedang tidak ideal. Konsep ini menjadi semakin relevan ketika kita berbicara tentang udang yang sedang mengalami tekanan atau gangguan kesehatan. Pada kondisi tersebut, kita tidak hanya perlu melihat berapa banyak nutrien yang masuk melalui pakan, tetapi juga apakah nutrien tersebut masih dapat dicerna dan tersedia untuk diserap. Karena itu, suplementasi enzim dari luar dapat dipandang sebagai salah satu pendekatan untuk mendukung proses pencernaan ketika kapasitas fisiologis udang sedang terganggu. Namun, enzim tambahan tetap bukan pengganti fungsi organ. Jika hepatopancreas mengalami kerusakan akibat infeksi, memperbaiki atau mengendalikan penyebab gangguan tersebut tetap menjadi hal utama. Exogenous enzyme hanya membantu pada bagian tertentu, yaitu proses pemecahan substrat yang menjadi target enzim. Jadi, ketika kondisi udang sulit dan fungsi pencernaannya tidak optimal, pemberian enzim dari luar dapat membantu menjaga agar proses pemecahan komponen pakan tetap berlangsung, sehingga nutrien yang masuk memiliki peluang lebih besar untuk tersedia bagi tubuh.
Sources & further reading
No references have been added to this lesson yet.