Memahami peran SOD, CAT dan GPx dalam mengendalikan ROS.
Script
Ketika produksi ROS meningkat, sistem antioksidan udang langsung bekerja untuk menjaga agar ROS tidak terakumulasi. Di tahap awal, superoxide dikonversi oleh SOD menjadi hydrogen peroxide atau H₂O₂. H₂O₂ kemudian diproses melalui dua jalur utama. Yang pertama melalui CAT, yang menguraikan H₂O₂ menjadi air dan oksigen. Yang kedua melalui GPx, yang menggunakan glutathione untuk mereduksi H₂O₂. GPx juga berperan dalam mereduksi lipid hydroperoxides yang terbentuk selama peroksidasi lipid. Jadi secara sederhana: Superoxide → SOD → H₂O₂ → CAT / GPx → kontrol ROS. Ketika udang mengalami stres dan produksi ROS meningkat, kebutuhan terhadap antioxidant defense juga meningkat. Sistem ini dapat kita support melalui nutrisi dan feed additive. Contohnya vitamin E. Vitamin E terutama bekerja pada fase lipid dan membantu melindungi membran sel dari peroksidasi lipid. Kemudian vitamin C, yang bekerja sebagai antioksidan pada fase aqueous dan juga berperan dalam regenerasi beberapa antioksidan. Ada juga selenium. Selenium merupakan bagian dari selenoprotein, termasuk beberapa bentuk glutathione peroxidase, sehingga ketersediaannya mendukung fungsi sistem GPx. Selain itu, astaxanthin dan carotenoids juga dapat digunakan sebagai bagian dari antioxidant support. Senyawa ini dapat membantu menangkap reactive species dan memberikan perlindungan terhadap oxidative damage. Jadi dari sisi budidaya, kita bisa support antioxidant defense dari beberapa arah. Vitamin C, vitamin E, dan carotenoids dapat memberikan perlindungan secara langsung, sementara nutrien seperti selenium membantu mendukung kerja antioxidant enzymes. Semakin tinggi tekanan oksidatif, semakin besar kebutuhan untuk mempertahankan kapasitas pertahanan ini. Kalau kapasitas tersebut tidak lagi mampu mengimbangi ROS yang terbentuk, ROS mulai berinteraksi dengan komponen sel. Membran lipid mulai mengalami peroksidasi, protein dapat mengalami oksidasi, dan DNA juga dapat ikut terdampak. Di sinilah oxidative stress mulai berubah menjadi oxidative damage pada sel.
Sources & further reading
No references have been added to this lesson yet.